Tampilkan postingan dengan label perawatan putting susu datar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perawatan putting susu datar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Januari 2011

PERAWATAN PADA PUTING SUSU MENDATAR


Saat seorang wanita hamil, terjadi perubahan-perubahan pada tubuhnya yang memang secara alamiah dipersiapkan untuk menyambut datangnya si buah hati. Perubahan-perubahan itu antara lain berat badan bertambah, perubahan pada kulit, perubahan pada payudara dan lain-lain.
Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai masa menyusui. Hal ini karena payudara merupakan satu-satunya penghasil ASI yang merupakan makanan pokok bayi yang baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin.
Tujuan perawatan putting susu datar?
* Ibu mampu melakukan perawatan putting susu yang mendatar sejak dini secara mandiri dan benar.
* Ibu mampu memahami tujuan perawatan payudara pada puting susu mendatar.
* Ibu mengetahui prinsip-prinsip dalam perawatan payudara.
Manfaat perawatan putting susu datar?
* Menjaga kebersihan payudara terutama kebersihan puting susu.
* Melenturkan dan menguatkan puting susu sehingga memudahkan bayi untuk menyusu.
* Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI banyak dan lancar.
* Dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara secara dini dan melakukan upaya untuk mengatasinya.
* Mempersiapkan mental (psikis) ibu untuk menyusui.
Cara perawatan puting susu datar ?
* Mempersiapkan alat yang diperlukan
* Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
* Melepaskan pakaian bagian atas
* Merangsang dengan mengeluarkan putting dengan spuit/nipple puller biar dapat “keluar” sebelum mulut bayi menangkap putting
* Menarik putting dengan nipple puller/spuit
* Mulai menyusui bayi dengan metode skin to skin
* Merangsang bayi mencari putting kemudian mengisapnya
* Berikan sedikit penekanan pada areola mammae dengan jari saat memasukkan putting susu ke mulut bayi
Menjaga payudara agar tetep stabil
* Menggunakan BH yang menyokong payudara
* Apabila puting susu lecet oleskan colostrum atau ASI yang keluar pada sekitar puting susu setiap kali selesai menyusui, menyusui tetap dilakukan dimulai dari puting susu yang tidak lecet
* Apabila lecet sangat berat dapat diistirahatkan selama 24 jam. ASI dikeluarkan dan diminumkan dengan menggunakan sendok
* Untuk menghilangkan rasa nyeri ibu dapat minum parasetamol 1 tablet setiap 4-6 jam.